Batu pampang merupakan salah satu objek wisata yang ada di Kecamatan Lunyuk. Adanya batu bercabang di pinggir pantai yang terletak 7 km dari ibukota Kecamatan Lunyuk diyakini memiliki cerita sejarah yang hingga saat ini masih dipeliahara dikalangan orang-orang tua di Kecamatan Lunyuk. Secara etimologi, kata batu pampang memiliki arti batu yang bercabang, Pampang (bahasa Sumbawa) berarti cabang sehingga batu pampang diartikan sebagai batu yang bercabang. Batu Pampang Lunyuk Dahulu kala, masyarakat di daerah selatan Lunyuk yakni di Desa Geranta (sekarang beranama Desa Sampar Goal) masih gemar menikmati makanan khas tau loka yakni mama’ , dan pada saat itu datanglah pedagang dari bugis Sumbawa bernama Datu Maceni untuk berdagang makanan khas seperti sirih, kapur dan alat kelangkapan mama’ lainnya. Karena menempuh perjalanan cukup jauh untuk menuju desa geranta, akhirnya datu maceni beristirahat sejenak di pinggiran hutan untuk menyantap bekal makanan yang telah dibawa. Ditengah peris...
Sumbawa Punya Semua!