Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tokoh

Syekh Ibrahim Al-Sumbawi, Ulama Sumbawa Maestro Kaligrafi Mekkah

Halaman akhir dari sebuah manuskrip salinan (al-nuskhakh al-makhtuthah al-mansukhah) kitab "Maulid Syaraf al-Anam" buah tangan seorang Ulama Nusantara asal Sumbawa yang juga maestro kaligrafi dunia Islam yang hidup dan berkarir di Makkah pada abad ke 19 M, yaituIbrahim al-Khulushi ibn Wudd al-Jawi al-Sumbawi (diperkirakan wafat pada tahun 1860 M). Manuskrip "Maulid Syaraf al-Anam" salinan SyaikhIbrahim al-Khalushi al-Sumbawi al-Jawi tersebut kini tersimpan di Museum Seni Islam Malaysia (Islamic Art Museum Seni Malaysia), Kuala Lumpur. Seorang kurator naskah-naskah Melayu-Nusantara dari British Library, Annabel Gallop, pernah memberikan catatan singkat tentang keberadaan manuskrip ini. Teks "Manuskrip Syaraf al-Anam" disalin oleh Syaikh Ibrahim al-khulusi al-Sumbawi dengan menggunakan aksara Arab bercorak tsulutsi yang indah, dengan dihiasi berbagai macam hiasan, ornament, dan ilmuninasi di setiap halamannya, sementara di bawah setiap kata dati teks tersebu...

10 Presiden Ini Terbunuh Akibat Politik

Dalam sejarah dunia, pembunuhan politik telah menjadi salah satu cara penyingkiran seorang pemimpin politik dari kekuasaannya. Ada banyak sekali pemimpin politik di dunia, termasuk Presiden, yang menjadi korban pembunuhan politik. Hanya saja, menurut kami, ada dua motif utama pembunuhan politik. Pertama, pembunuhan politik yang didorong oleh persaingan politik untuk merebut kekuasaan. Kedua, pembunuhan politik yang didorong oleh kepentingan negeri-negeri imperialis, khususnya AS, untuk menyingkirkan pemimpin progressif di berbagai belahan dunia. berikut ini 10 pemimpin politik yang jadi korban pembunuhan politik. 1. Abraham Lincoln Abraham Lincoln Abraham Lincoln adalah Presiden ke-16 Amerika Serikat. Ia berkuasa dari tahun 1861 hingga 1865. Pada tahun 1862, Ia menyampaikan Proklamasi Emansipasi, yang bertekad menghapuskan perbudakan di Amerika Serikat. Namun, keinginan Lincoln tidak mulus. Ia harus berhadapan dengan kekuatan konservatif, terutama pemilik budak. Amerika pun terbelah du...

10 Sisi Lain Che Guevara yang Tak Banyak Diketahui

Tanggal 9 Oktober, 50 tahun yang lalu, di sebuah sekolah di La Higuera, Bolivia, Ernesto Che Guevara dieksekusi mati oleh tentara Bolivia. Legenda revolusi Amerika Latin mati muda: 39 tahun. Che Guevara Seharusnya, begitu tertangkap hidup-hidup, Che di bawah ke pengadilan. Namun, Rene Barrientos, Presiden Bolivia saat itu, memerintahkan agar Che segera dieksekusi mati. Dia khawatir, kalau Che di bawah ke pengadilan, proses peradilannya justru menjadi panggung politik yang menarik solidaritas luas. Tetapi Barrientos salah. Eksekusi mati tidak membunuh api perjuangan Che. Setelah kematiannya 49 tahun lalu hingga sekarang, api semangat Che terus membakar ranting perlawanan kaum tertindas di mana saja di belahan dunia ini. Berikut ini sisi lain serta beberapa fakta menarik tentang Che: Pertama, Che bukan orang Kuba Kita mengenal Che sebagai seorang revolusioner yang berkontribusi besar dalam kemenangan revolusi Kuba tahun 1959. Namun, Che bukanlah orang Kuba. Che lahir di kota Rosario, Arg...